Cari
Kalender Kegiatan
December 2014
S M T W T F S
30 1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31 1 2 3
Majalah Sanggamara
Tabloid Sanggamara Edisi 2013
Edisi 2013
Majalah Sanggamara edisi 2013
Edisi 2013

Tabloid Sanggamar edisi TW 1 2014

Edisi 2014
Siapa yang online
We have 6 guests online
Image Caption

Makodam Iskandar Muda

Image Caption

Pataka Sanggamara Kodam Iskandar Muda

Image Caption

Kodam IM : Sosialisasi UU RI No. 15 Tahun 2012 Tentang Veteran

Image Caption

310 Calon Secaba PK TA.2014 Dinyatakan Lulus Sidang Parade

Image Caption

Pangdam IM Bagi Buku HUT TNI Ke-69

Image Caption

Pangdam IM Kunjungi Satgas Pamtas RI Pulau Rondo

Image Caption

SERAH TERIMA JABATAN KASDAM IM

Image Caption

Pangdam IM : Kenaikan Pangkat Merupakan Kehormatan Dari Negara

Image Caption

PANGDAM IM BUKA BHAKTI SOSIAL DHARMA PERTIWI DALAM RANGKA PERINGATAN KE-69 HARI TNI TAHUN 2014

Image Caption

Pangdam IM Beri Kuliah Umum 11.000 Mahasiswa Baru Unsyiah dan Uin Ar-Raniry

Image Caption

Pangdam IM Kunjungi Bumi Teuku Umar

Image Caption

Pangdam Kunjungan Kerja Ke Jajaran Korem 011/TU

Image Caption

Kasdam IM Berikan Jam Pimpinan Kepada Peserta Diklat Belneg Bank Aceh

Image Caption

Kodam IM Ikut Meriahkan Karnaval Mobil Hias

Artikel

PENGUMUMAN PEMENANG PELELANGAN KODAM ISKANDAR MUDA TA. 2013

PENGUMUMAN PEMENANG PELELANGAN

KODAM ISKANDAR MUDA TA.2013

NO

NAMA PAKET

PEMENANG PELELANGAN

KET

NAMA PERUSAHAAN

ALAMAT

NILAI

WAKTU PELAKSANAAN

1

2

3

4

5

6

7

1.

Pembangunan Yonkav 11/Serbu di Jantho, Aceh Besar

LELANG ULANG

2.

Pembangunan Yonzipur 16/DA di Indrapuri, Aceh Besar

PT. PILAR JURONG SEJATI

Jl. Tgk. Chik Dipineung III

No. 22A, Banda Aceh

Rp  4,012,051,000

196 Hari Kalender

3.

Rusunawa di Banda Aceh

LELANG ULANG

4.

Pembangunan Mabrigif di Lhoksukon, Aceh Utara

PT. KANA FAMILY UTAMA

Jl. Merdeka No. 33

Aceh Utara

Rp  7,283,275,000

224 Hari Kalender

5.

Pembangunan MSG Yonif 116/GS di Meulaboh

CV. DATOK MULIA

Jl. Laut Tawar No.7

Aceh Besar

Rp     273,626,000

60 Hari Kalender

6.

Pembangunan Secaba Rindam IM di Mata'ie, Aceh Besar

PT. LITY IKANUS

Jl. T. Meugat No.3

Banda Aceh

Rp  1,900,000,000

180 Hari Kalender

7.

Rehab Kantor Bekangdam IM di Banda Aceh

PT. WIDYA PRAWIRA PERKASA

Jl. Jempongan Dalam

Jakarta

Rp  1,367,151,000

224 Hari Kalender

8.

Rehab Bengkel Paldam IM di Banda Aceh

CV. BILAL BAYZURI

Jl. Krueng Tripa No. 20

Banda Aceh

Rp  1,171,815,000

119 Hari Kalender

9.

Rehab Asrama Gajah II di Langsa

CV. KARYA PUTRA MANDIRI

Jl. Suri No. 13

Banda Aceh

Rp     483,000,000

120 Hari Kalender

10.

Rehab Asrama II Kodim 0103/Aut di Lhokseumawe

CV. MIETA SHEN

Jl. Teladan I No. 6

Banda Aceh

Rp     235,708,000

112 Hari Kalender

11.

Rehab Rumdis Kipan A Yonif 114/SM di Aceh Tenggara

CV. PUTRA ACEH MANDIRI

Jl. Lingkar Kampus No.20

Banda Aceh

Rp     512,531,000

120 Hari Kalender

12.

Rehab Rumdis Kuta Alam di Banda Aceh

CV. COT SEUBATI INDAH

Jl. Banda Aceh-Medan

Km.27,3, Aceh Besar

Rp     301,410,000

120 Hari Kalender

13.

Rehab Rumdis Neusu di Banda Aceh

CV. MITA VELLA

Jl. Tgk. Imum Lueng Bata

No.72, Banda Aceh

Rp     456,999,000

120 Hari Kalender

14.

Rehab Rumdis Keutapang di Banda Aceh

CV. BUNGA PADI INDONESIA

Jl. Blangbintang Km.12

No. 16, Aceh Besar

Rp     450,098,000

189 Hari Kalender

15.

Pengadaan Material Alam di Yonif 112/R

CV. WIRA INDO MAKMUR

Jl. Twk. Mohd. Daudsyah

No. 144, Banda Aceh

Rp  2,311,128,896

210 Hari Kalender

16.

Pengadaan Material Kayu di Yonif 112/R

CV. PASIR INTAN

Jl. Ir. Mohd Taher

Banda Aceh

Rp  1,898,140,000

210 Hari Kalender

17.

Pengadaan Material Toko di Yonif 112/R

PT. KENA USAHA

Jl. Teuku Umar No. 306

Banda Aceh

Rp  4,439,176,362

210 Hari Kalender

18.

Pengadaan Material Atap dan Plafond di Yonif 112/R

PT. PERMATA NAD

Jl. Iskandar No.1

Banda Aceh

Rp  3,798,272,000

210 Hari Kalender

19.

Pengadaan Material Alam di Yonkav, Yonzipur dan Yonarmed

CV. MOUNT MATA KARYA

Jl. Banda Aceh-Medan

Km.15, Aceh Besar

Rp  2,353,945,666

210 Hari Kalender

20.

Pengadaan Material Kayu di Yonkav, Yonzipur dan Yonarmed

CV. GLOBAL MEDICONT

Jl. Tgk. Abd. Ujung Rimba

No. 16, Banda Aceh

Rp  1,996,224,000

210 Hari Kalender

21.

Pengadaan Material Toko di Yonkav, Yonzipur dan Yonarmed

PT. TANAH RENCONG PUSAKA

Jl. T.Ben Mahmud No.61

Aceh selatan

Rp  4,515,789,000

210 Hari Kalender

22.

Pengadaan Material Atap dan Plafond di Yonkav, Yonzipur dan Yonarmed

PT. KANA FAMILY UTAMA

Jl. Merdeka No. 33

Aceh Utara

Rp  3,984,495,000

210 Hari Kalender


Banda Aceh,  27 Maret 2013

TTD

POKJA ULP BIDANG KONSTRUKSI


Last Updated (Thursday, 28 March 2013 11:22)

 

Pengumuman Pelelangan Konstruksi Kodam IM 2013

KOMANDO    DAERAH   MILITER   ISKANDAR    MUDA

UNIT LAYANAN PENGADAAN BIDANG KONSTRUKSI

JLN. AHMAD YANI NO. 1 BANDA ACEH

PENGUMUMAN PELELANGAN

NOMOR : 01 / PENG / III / 2013 / ULP

1.             Panitia Pengadaan Jasa Konstruksi Kodam IM mengundang penyedia jasa konstruksi untuk mengikuti Pelelangan umum dengan metode pascakualifikasi, yang dibiayai dengan dana APBN tahun anggaran 2013 sebagai berikut :

No

Nama Paket

Sub Bidang

Kualifi-kasi

Pagu Anggaran






01.

Pemb. Yonkav 11/Serbu di Jantho, Aceh Besar

21001 & 21005

Non Kecil

Rp. 3.085.500.000,-

02.

Pemb. Yonzipur 16/DA di Indrapuri,  Aceh Besar

21001 & 21005

Non Kecil

Rp. 4.225.320.000,-

03.

Rusunawa di Banda Aceh

23002 / 25004 & 24008

Kecil

Rp.    301.667.000,-

04.

Pemb. Mabrigif di Lhoksukon,

Aceh Utara

21001 & 21005

Non Kecil

Rp. 7.319.800.000,-

05.

Pemb. MSG Yonif 116/GS

di Meulaboh

21005

Kecil

Rp.    275.000.000,-

06.

Pemb. Secaba Rindam IM

di Mataie, Aceh Besar

21005

Kecil

Rp. 1.953.600.000,-

07.

Rehab Kantor Bekangdam IM

di Banda Aceh

21005

Kecil

Rp. 1.400.000.000,-

08.

Rehab Bengkel Paldam IM

di Banda Aceh

21005

Kecil

Rp. 1.260.000.000,-

09.

Rehab Asr. Gajah II di Langsa

21001

Kecil

Rp.    486.000.000,-

10.

Rehab Asr. II Kodim 0103/Aut

di Lhokseumawe

21001

Kecil

Rp.    243.000.000,-

11.

Rehab Rumdis Kipan A Yonif 114/SM

21001

Kecil

Rp.    513.000.000,-

12.

Rehab Rumdis Kuta Alam

di Banda Aceh

21001

Kecil

Rp.    306.000.000,-

13.

Rehab Rumdis Neusu

di Banda Aceh

21001

Kecil

Rp.    459.000.000,-

14.

Rehab Rumdis Keutapang

di Banda Aceh

21001

Kecil

Rp.    459.000.000,-

15.

Pengadaan Material Alam

di Yonif 112/R

3.07.01

Kecil

Rp. 2.377.282.029,-

16.

Pengadaan Material Kayu

di Yonif 112/R

3.07.01

Kecil

Rp. 2.016.077.743,-

17.

Pengadaan Material Toko

di Yonif 112/R

3.07.01

Non Kecil

Rp. 4.545.792.201,-

18.

Pengadaan Material Atap & Plafond di Yonif 112/R

3.07.01

Non Kecil

Rp. 4.004.514.360,-

19.

Pengadaan Material Alam

di Yonkav, Yonzipur & Yonarmed

3.07.01

Kecil

Rp. 2.377.282.029,-

20.

Pengadaan Material Kayu

di Yonkav, Yonzipur & Yonarmed

3.07.01

Kecil

Rp. 2.016.077.743,-

21.

Pengadaan Material Toko

di Yonkav, Yonzipur  & Yonarmed

3.07.01

Non Kecil

Rp. 4.545.792.201,-

22.

Pengadaan Material Atap & Plafond di Yonkav, Yonzipur & Yonarmed

3.07.01

Non Kecil

Rp. 4.004.514.360,-

2.             Pendaftaran, pengambilan dokumen lelang Tanggal : 11 s.d 19 Maret 2013,  Waktu : 09.00 s/d 14.00 WIB, Kantor/Alamat  : Kodam IM Jl. Ahmad Yani No.1  Banda Aceh dan untuk hal-hal yang belum jelas dapat ditanyakan pada panitia pengadaan.

Banda Aceh,   11 Maret 2013

Panitia Pengadaan

Last Updated (Monday, 11 March 2013 08:08)

 

Pelanggaran Lalu Lintas

Badrul :   "Lhoo...Apa salah saya, Pak? Saya pakai helm, pakai jaket, punya SIM, bawa STNK lalu kenapa saya ditilang?"

Briptu Norman : "Karna Saya sebal melihat Anda dari tadi berputar-putar pakai jaket dan pakai helm tapi tidak pakai motor."

Badrul :......???......

Kesadaran hukum dan kepatuhan hukum di dalam masyarakat sangat erat hubungannya dengan Budaya hukum. Di dalam budaya hukum itu dapat dilihat suatu tradisi prilaku masyarakat kesehariannya yang telah ditetapkan berlaku bagi semua subyek hukum dalam hidup berbangsa dan bernegara. Di dalam budaya hukum masyarakat dapat pula dilihat apakah masyarakat kita dalam kesadaran hukumnya sungguh-sungguh telah menjunjung tinggi hukum sebagai suatu aturan main dalam hidup bersama dan sebagai dasar dalam menyelesaikan setiap masalah yang timbul dari resiko hidup bersama.

kepatuhan hukum masyarakat pada hakikatnya adalah kesetiaan masyarakat atau subyek hukum itu terhadap hukum yang diwujudkan dalam prilaku yang patuh pada hukum. Masyarakat menjadi berani tidak patuh pada hukum dapat dikarenakan hukum tidak lagi mempunyai kewibawaan, dimana penegak hukum karena kepentingan pribadinya pula tidak lagi menjadi penegak hukum yang baik. Jika faktor kesetiaan tidak dapat diandalkan lagi untuk menjadikan masyarakat patuh pada hukum, maka negara atau pemerintah mau tidak mau harus membangun dan menjadikan rasa takut masyarakat sebagai faktor yang membuat masyarakat patuh pada hukum (efek jera).

Dalam Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dikenal 2 jenis perbuatan yaitu kejahatan dan pelanggaran.

Kejahatan ialah perbuatan yang tidak hanya bertentangan dengan peraturan perundang - undangan tetapi juga bertentangan dengan nilai moral, nilai agama dan rasa keadilan masyarakat, contohnya : mencuri, membunuh, berzina, memperkosa dan sebagainya.

Pelanggaran ialah perbuatan yang hanya dilarang oleh peraturan perundangan namun tidak memberikan efek yang tidak berpengaruh secara langsung kepada orang lain

Contohnya : tidak menggunakan helm, tidak menggunakan sabuk pengaman dalam berkendaraan, dan sebagainya.

Bila berbicara mengenai Pelanggaran yang diatur di Indonesia oleh UU Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas maka akan sangat menarik karena jenis pelanggaran inilah yang biasanya terjadi dalam masyarakat dan tidak terkecuali anggota TNI, bahkan untuk anggota TNI bila kita melanggar aturan-aturan selain kita dijatuhi hukuman yang telah ditulis dalam KUHP, KUHPM ataupun aturan lex specialis lainnya kita pun akan dijatuhi sanksi yang telah diatur dalam Peraturan Kepala Staf Angkatan Darat Nomor Perkasad / 1 / II / 2009 tanggal 5 pebruari 2009 tentang Sanksi Administrasi Bagi Prajurit  TNI AD yang melakukan pelanggaran. Dalam Perkasad ini pun dibagi dalam 3 tiga golongan bagi pelanggarnya dan dibedakan pula jenis penerapan sanksi administrasinya baik kepada Perwira, Bintara dan Tamtama dimana akan berpengaruh terhadap Promosi Jabatan, Pangkat, Pendidikan bahkan dapat dijatuhi PDTH sesuai aturannya.

Dalam praktek realita dilapangan banyak sekali oknum aparat TNI yang masih yang melakukan pelanggaran-pelanggaran lalu lintas seperti :

  • Mengemudikan kendaraan bermotor di jalan melanggar rambu-rambu perintah atau larangan.
  • Mengemudikan kendaraan bermotor di jalan melanggar marka jalan yang berupa garis utuh membujur tunggal atau ganda gerakan LL/Jalur.
  • Mengemudikan kendaraan bermotor di jalan melanggar larangan melewati kendaraan lain yang sedang memberi kesempatan menyeberang pejalan kaki atau pengendara sepeda.
  • Mengemudikan kendaraan bermotor di jalan melanggar tanda berhenti atau parkir di tempat-tempat tertentu.
  • Mengemudikan kendaraan bermotor di jalan melanggar isyarat bunyi yang mengeluarkan suara tidak sesuai dengan persyaratan teknis dan laik jalan.
  • Mengemudikan kendaraan bermotor di jalan melanggar penggunaan isyarat peringatan dengan bunyi sirene.
  • Mengemudikan kendaraan bermotor di jalan melanggar kewajiban untuk menyalakan lampu petunjuk arah waktu akan membelok atau membalik arah.
  • Mengemudikan kendaraan bermotor di jalan melanggar kecepatan maksimum yang diijinkan untuk kendaraan bermotor.
  • Kewajiban menggunakan helm bagi pengemudi atau penumpang sepeda motor
  • Mengemudikan kendaraan bermotor tidak dapat menunjukkan STNK atau STCK beserta BTCK.
  • Mengemudikan kendaraan bermotor tidak sesuai dengan SIM sesuai ketentuan
  • Mengemudikan kendaraan bermotor tidak sesuai dengan persyaratan tehnis dan laik jalan yang meliputi persyaratan lampu dan komponen pendukung.
  • Mengemudikan kendaraan bermotor untuk mangangkut orang atau barang tidak sesuai dengan peruntukan.
  • Mengemudikan kendaraan bermotor tidak sesuai dengan kelas jalan yang dinyatakan dengan rambu-rambu.

TIPS BILA ADA PEMERIKSAAN / RAZIA

1.    Jangan panik, tenangkan diri Anda.

2.    Tepikanlah kendaraan Anda.

3.    Kenali nama dan pangkat Polantas tersebut. Jangan hentikan kendaraan bila ada orang yang berpakaian preman mengaku sebagai Polantas / Polisi Militer

4.    Tanyakan kesalahan anda, pasal yang dilanggar dan berapa dendanya. Anda dapat meminta untuk turut melihat tabel pelanggaran yang dimiliki Polantas.

5.    Cek apakah tuduhan pelanggaran Polantas tersebut benar atau tidak.

6.    Bila tuduhan pelanggaran tidak benar, ajukan keberatan anda dengan sopan dan jangan tanda tangani surat tilang. Terimalah Surat Tilang tersebut sebagai panggilan sidang. Tanyalah tempat, hari dan jam sidang. Ingatlah kronologis kejadian. Anda akan beradu argumentasi dengan polisi tersebut di depan hakim.

7.    Bila tuduhan pelanggaran tersebut benar, tanda tanganilah surat tilang. Tanyakan di mana dan kapan Anda harus membayar denda serta di mana dan kapan mengambil barang sitaan baik berupa surat atau kendaraan.

8.    Jangan ragu-ragu untuk bertanya bila ada sesuatu yang tidak Anda ketahui atau tidak beres pada Surat Tilang.

9.    Laporkan perilaku oknum polisi yang tidak memenuhi prosedur. Anda dapat hubungai Dinas Penerangan (Dispen) POLRI di nomor telepon 5234017, 5709250 juga menghubungi satuan Polisi Militer setempat untuk keterangan lebih lanjut.

10.   Jangan mencoba untuk menyuap Polantas. Anda dapat dikenakan sanksi untuk usaha menyuap pegawai negeri.

Memang biasanya untuk perkara pelanggaran ringan ini oknum polantas memilih untuk diselesaikan secara “kekeluargaan” sehingga mereka memutus besaran biaya dari sebuah pelanggaran di tepi jalan dengan cara “tawar menawar harga pas...biar bisa tancap gas”. Ada pula dengan istilah pengadilan ditempat yang dilakukan oleh oknum-oknum mereka juga, Padahal, sesuai ketentuan KUHAP, putusan bersalah atau tidak bersalah maupun denda sebagai sanksi yang dijatuhkan kepada pengendara yang melanggar aturan LANTAS, merupakan kewenangan absolut majelis hakim dan bukan polisi dan di dalam UU sendiri ditegaskan bahwa penitipan hanya diperbolehkan melalui Bank BRI dan bukan melalui polisi. Modusnya memang berubah, tapi tujuannya sama, yakni duit dalam bentuk praktik sogok-menyogok. Namun, kelas dan harganya sedikit lebih mahal.

Tegaknya supremasi hukum itu sangat tergantung pada kejujuran para penegak hukum itu sendiri yang dalam menegakkan hukum diharapkan benar-benar dapat menjunjung tinggi kebenaran, keadilan, dan kejujuran. Para penegak hukum itu adalah hakim, jaksa, polisi, advokat, dan petugas Lembaga Pemasyarakatan. Jika kelima pilar penegak hukum ini benar-benar menegakkan hukum itu dengan menjunjung tinggi nilai-nilai yang telah disebutkan di atas, maka masyarakat akan menaruh respek yang tinggi terhadap para penegak hukum. Dengan semakin tingginya respek itu, maka masyarakat akan terpacu untuk menaati hukum..Oleh : Letda Chk Aditya Wicaksono, S.H.

Last Updated (Friday, 19 August 2011 08:26)

 

HUKUMAN BAGI SI PENIKMAT NAFSU

Oleh : Letda Chk Aditya Wicaksono,S.H

Saat itu di sebuah warung kopi, bertemulah seorang kopral dan seorang ustadz yang sedang sama-sama menikmati seteguk kopi untuk melepas penat dan akhirnya terlibatlah dalam sebuah percakapan..

 

Ustadz : “Pak Kopral, Perbuatan apakah yang di benci tuhan juga di benci setan ?”

Kopral  : ”Waaduuuuh......Apa ya??, Karna setahu saya perbuatan yang di benci tuhan itu             biasanya di suka setan begitupun sebaliknya”

Ustadz : ”Ooo..Ada Pak Kopral  Jawabanya adalah Memperkosa anak setan.!!!!!!!!

Kopral  : ”waahaaaa.....Pak Ustadz ada-ada saja...

Itulah penggalan cerita tentang betapa di bencinya perbuatan asusila, hal ini bukan hanya diatur oleh hukum agama akan tetapi hukum Positif Indonesia pun demikian.  Hal ini pun kerap terjadi dalam kehidupan bermasyarakat dan banyak terjadi pula dalam kehidupan  Militer baik Seperti :

Last Updated (Wednesday, 20 July 2011 09:35)

Read more...